Bocah 10 Tahun Hilang Tenggelam Di Sungai Sosa, Sudah Ditemukan

Bocah 10 Tahun Hilang Tenggelam Di Sungai Sosa, Sudah Ditemukan

ROHUL – Setelah tiga hari pencarian intensif, jasad Azizan Afgar, bocah laki-laki berusia 10 tahun yang akrab disapa Ipul, akhirnya ditemukan pada Minggu (27/4/2025). Ipul, warga Desa Pekan Tebih, Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu, sebelumnya dilaporkan hilang dan diduga tenggelam di Sungai Sosa pada Jumat (25/4/2025) sekitar pukul 17.30 WIB.

Menurut keterangan Abdul Hamdi, ayah korban, Ipul tidak kunjung pulang ke rumah hingga malam hari. Keluarga yang mulai khawatir segera melakukan pencarian secara mandiri bersama warga sekitar. Mereka menyisir area desa dan sepanjang tepi Sungai Sosa. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

Informasi yang diperoleh dari seorang saksi mata menyebutkan bahwa Ipul terakhir kali terlihat sedang memancing di pinggiran Sungai Sosa. Diduga kuat, bocah tersebut terpeleset dan jatuh ke sungai. Kondisi arus sungai yang deras memperbesar kemungkinan Ipul terseret jauh dari titik awal jatuhnya.

Setelah menerima laporan dari pihak keluarga, Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rokan Hulu segera bergerak ke lokasi. Pencarian dilakukan menggunakan perahu karet dan alat-alat keselamatan, menyusuri aliran Sungai Sosa hingga beberapa kilometer dari lokasi awal.

"Sudah tiga hari pencarian dilakukan, hari ini jasad anak saya sudah ditemukan," ujar Abdul Hamdi dengan nada penuh haru sambil mengusap air matanya.

Ia menambahkan bahwa dirinya sudah ikhlas menerima cobaan ini. Abdul Hamdi juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh Tim SAR yang telah berupaya keras menemukan jasad putranya. Menurut penjelasannya, jasad Ipul ditemukan sekitar satu kilometer ke arah hilir dari titik ia terpeleset saat memancing.

Suasana haru menyelimuti kedatangan jenazah Azizan Afgar di rumah duka. Isak tangis keluarga pecah saat jasad Ipul disambut. Warga sekitar pun turut hadir memberikan dukungan moril kepada keluarga yang berduka.

Doa dan air mata mengiringi kepergian bocah kecil yang dikenal ceria di lingkungan tempat tinggalnya.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi semua pihak tentang pentingnya pengawasan terhadap anak-anak saat berada di sekitar area berbahaya seperti sungai atau danau. Pihak desa juga berencana memasang tanda peringatan di sepanjang tepi Sungai Sosa untuk meningkatkan kewaspadaan warga.***

Berita Lainnya

Index